Dari Sampah Jadi Lapangan Kerja,Kapolres Selayar Dorong Bank Sampah Tanadoang Naik Kelas
Seputarselayar.id |Kep. Selayar – Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan, S.H., S.I.K., M.Tr.Mil., mendorong optimalisasi pengelolaan sampah menjadi produk bernilai ekonomis, salah satunya paving block, agar dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, termasuk membuka lapangan pekerjaan dan membantu menekan angka pengangguran di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Dorongan tersebut disampaikan Kapolres saat melakukan kunjungan ke Bank Sampah Tanadoang Kabupaten Kepulauan Selayar, Kamis (5/11/2026), dalam rangka mendukung program prioritas Kapolri, yakni Polisi Peduli Pengangguran. Dalam kunjungan tersebut, Kapolres yang berkunjung didampingi Kabag SDM Kompol Hendra Suyanto dan Kabag Ops Kompol Andi Agus, serta sejumlah PJU dan Anggota diterima oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Bahar, bersama sejumlah staf.
Dalam kesempatan itu, Kapolres melihat potensi pengembangan pengelolaan sampah yang selama ini telah dilakukan melalui pengolahan menjadi paving block. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai strategis karena tidak hanya membantu mengurangi persoalan sampah, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi aktivitas ekonomi produktif yang melibatkan tenaga kerja masyarakat.
Kapolres berharap Dinas Lingkungan Hidup selaku penanggung jawab Bank Sampah Tanadoang dapat lebih mengoptimalkan kegiatan pengolahan sampah menjadi paving block, baik dari sisi pengelolaan, kapasitas produksi maupun pengembangan pemasarannya, sehingga manfaat ekonominya dapat semakin dirasakan.
“Kami melihat pengolahan sampah menjadi paving block yang sudah berjalan ini memiliki potensi untuk dikembangkan lebih optimal. Jangan hanya berhenti pada kegiatan pengolahan sampah, tetapi bagaimana kegiatan ini bisa menjadi aktivitas ekonomi produktif yang menghasilkan nilai tambah sekaligus membuka peluang pekerjaan bagi masyarakat,” ujar AKBP Didid Imawan.
Menurutnya, apabila dikelola secara lebih optimal, kegiatan tersebut dapat membuka ruang keterlibatan masyarakat dalam berbagai tahapan, mulai dari pemilahan dan pengumpulan sampah, proses pengolahan bahan baku, produksi paving block hingga pemasaran hasil produksi.
“Jika kegiatan ini dikembangkan dengan baik, tentu akan ada kebutuhan tenaga kerja dalam prosesnya. Ini menjadi peluang yang bisa dimanfaatkan untuk memberdayakan masyarakat. Di satu sisi kita membantu mengatasi persoalan sampah, sementara di sisi lain kita juga menciptakan peluang ekonomi dan lapangan pekerjaan,” lanjutnya.
Ia menegaskan, upaya tersebut sejalan dengan semangat program Polisi Peduli Pengangguran, yang mendorong peran aktif Polri dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.
“Ini sejalan dengan semangat program Polisi Peduli Pengangguran. Kami ingin mendorong agar potensi-potensi yang sudah ada di daerah dapat dikembangkan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk membantu mengurangi angka pengangguran. Tentunya, hal ini membutuhkan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat,” tutup Kapolres.
Melalui kunjungan tersebut, Kapolres berharap pengelolaan Bank Sampah Tanadoang dapat semakin berkembang sebagai salah satu kegiatan ekonomi produktif berbasis lingkungan. Optimalisasi pengolahan sampah menjadi paving block diharapkan tidak hanya memperkuat upaya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka kesempatan kerja dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar.
(HUMAS POLRES)



.jpg)
