BREAKING NEWS

Orang Tua Siswa Harap Penggantian Perlengkapan Sekolah dan SMP Tambuna Segera Difungsikan


 

SeputarSelayar.id |SELAYAR — Musibah tenggelamnya perahu nelayan jenis jolloro yang mengangkut 11 siswa SMP asal Desa Tambuna, Kecamatan Takabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, menyisakan keprihatinan mendalam di kalangan orang tua siswa. Selain trauma, para orang tua berharap adanya perhatian berupa penggantian perlengkapan sekolah yang rusak dan hilang, serta penyelesaian pembangunan SMP di Desa Tambuna agar segera dapat difungsikan.

‎Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu sore, sekitar pukul 17.20 WITA, di perairan laut Desa Pasittallu Timur. Jolloro yang mengangkut 11 siswa dan satu orang nelayan tenggelam saat dalam perjalanan menyeberang dari Desa Tambuna menuju sekolah di pulau tetangga.

‎Para siswa diketahui berangkat lebih awal karena keterbatasan akses pendidikan di wilayahnya. Hingga kini, Desa Tambuna belum memiliki SMP yang beroperasi, sehingga aktivitas menyeberang laut menjadi rutinitas harian demi mengenyam pendidikan.

‎“Baju sekolah, buku, dan perlengkapan anak-anak basah semua, bahkan ada yang hilang. Kami berharap ada perhatian dan bantuan penggantian dari pihak terkait,” ujar salah seorang orang tua siswa dengan nada harap.

‎Meski seluruh penumpang berhasil diselamatkan berkat bantuan nelayan sekitar, insiden tersebut meninggalkan trauma psikologis, khususnya bagi para orang tua. Mereka mengaku khawatir dan cemas jika anak-anak harus kembali menyeberang laut setiap hari hanya untuk bersekolah.

‎“Keselamatan anak-anak lebih penting. Kalau SMP di Tambuna sudah ada dan berfungsi, kejadian seperti ini tidak perlu terulang,” tambah orang tua lainnya.

‎Warga dan orang tua siswa mendesak agar pembangunan SMP di Desa Tambuna tidak lagi berlarut-larut dan segera difungsikan. Mereka menilai, musibah ini menjadi peringatan serius bahwa keterbatasan fasilitas pendidikan dapat berdampak langsung pada keselamatan anak-anak.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait langkah lanjutan pemerintah daerah, baik mengenai penggantian perlengkapan sekolah siswa maupun percepatan pengoperasian SMP di Desa Tambuna.

Posting Komentar