BREAKING NEWS

‎Gas Elpiji 3 Kg Langka di Kepulauan Selayar, Harga Melonjak hingga Rp50 Ribu


 ‎

SS.id |SELAYAR — Kelangkaan tabung gas elpiji bersubsidi 3 kilogram mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar. Kondisi ini dipicu oleh cuaca buruk yang menghambat distribusi, khususnya ke wilayah kepulauan, serta berdampak langsung pada lonjakan harga di tingkat pengecer.

‎Berdasarkan pantauan di lapangan, gas elpiji 3 kg yang sebelumnya dijual dengan kisaran harga Rp24.000 per tabung, kini mengalami kenaikan signifikan hingga mencapai Rp40.000 bahkan Rp50.000 di beberapa pulau terluar.

‎Sejumlah warga mengaku kesulitan mendapatkan gas bersubsidi tersebut dalam beberapa hari terakhir. Stok di pangkalan dan kios pengecer dilaporkan cepat habis, sementara pasokan dari daratan utama belum kembali normal akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

‎“Sudah beberapa hari ini susah sekali cari gas. Kalau pun ada, harganya mahal. Kami terpaksa beli karena ini kebutuhan sehari-hari,” ujar Mukmina salah seorang warga di wilayah kepulauan Selayar, Rabu 21/01/2026

‎Wilayah Kepulauan Selayar yang sangat bergantung pada transportasi laut membuat distribusi logistik, termasuk elpiji, rentan terganggu saat angin kencang dan gelombang tinggi. Akibatnya, pasokan ke pulau-pulau kecil kerap tertunda, memicu kelangkaan dan kenaikan harga di pasaran.

‎Kondisi ini menambah beban masyarakat, khususnya warga berpenghasilan rendah yang menjadi sasaran utama subsidi elpiji 3 kg. Warga berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait dapat segera mengambil langkah cepat untuk menormalkan distribusi dan mengendalikan harga agar kembali sesuai ketentuan.

Posting Komentar