BREAKING NEWS

Warga Diduga Mabuk Datangi PKM Bontosikuyu Dini Hari, Petugas Jaga Mengaku Tak Berani Mendekat


 

SS.id |Kepulauan Selayar– Seorang warga Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, mendatangi Puskesmas (PKM) Bontosikuyu pada Selasa (24/12/2025) dini hari sekitar pukul 01.00 WITA untuk mendapatkan perawatan medis setelah terjatuh dari sepeda motor. Namun, warga tersebut mengeluhkan tidak adanya pelayanan dan menyampaikannya melalui unggahan di media sosial.

Dalam unggahannya, warga itu menuliskan bahwa tidak ada satu pun petugas yang memperhatikannya saat berada di PKM Bontosikuyu Galung, Desa Harapan. Ia mengaku terpaksa pulang dan meminta pihak puskesmas memberikan penjelasan atas kejadian tersebut.

Unggahan itu kemudian menyebar di media sosial dan memunculkan dugaan bahwa puskesmas tidak memberikan layanan pada jam dini hari.



Menanggapi hal tersebut, Kepala Puskesmas Bontosikuyu, Ns. Mustamin, S.Kep, M.KM, membantah adanya pelayanan kosong. Ia menyebutkan bahwa petugas jaga malam tetap berada di tempat, namun kondisi pasien dinilai tidak kondusif.

“Berdasarkan informasi dari anggota jaga, pasien datang dalam keadaan mabuk dan marah-marah. Petugas yang berjaga saat itu semuanya perempuan sehingga merasa takut untuk mendekat,” kata Mustamin saat dikonfirmasi.

Penjelasan serupa disampaikan salah satu petugas jaga PKM Bontosikuyu, Riska. Ia mengatakan pasien datang dalam kondisi agresif sehingga menyulitkan petugas untuk melakukan pemeriksaan awal.

“Orangnya datang dalam keadaan mabuk dan sangat agresif. Baru mau didekati saja sudah berteriak dan menunjuk-nunjuk. Situasi malam itu tidak memungkinkan,” ujarnya.

Riska menyebutkan petugas telah berupaya memantau kondisi pasien dari jarak aman. Namun, tidak ada pihak pendamping yang mampu menenangkan pasien.

“Temannya juga tidak ada yang bisa menenangkan. Demi keamanan, kami tidak berani mendekat,” jelasnya.

Pihak Puskesmas Bontosikuyu menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tetap berjalan sesuai prosedur. Namun, keselamatan petugas juga menjadi pertimbangan utama dalam situasi darurat, terutama ketika pasien datang dalam kondisi tidak kooperatif.

Hingga kini, pihak puskesmas berharap masyarakat dapat memahami kondisi lapangan dan mengikuti prosedur pelayanan agar penanganan medis dapat dilakukan secara optimal, terutama pada jam-jam layanan malam hari.

Posting Komentar