Gudang Semen Berdempetan Dengan Dapur MBG,Warga Bontoharu Selayar Kaget Dan Pertanyakan Standar Kebersihan
SS.id |Kepulauan Selayar— Temuan mengejutkan muncul dari salah satu lokasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kepulauan Selayar. Sebuah dapur pengolahan makanan untuk siswa diketahui berdempetan langsung dengan gudang penyimpanan semen, memunculkan kekhawatiran serius mengenai standar kebersihan dan keamanan pangan program tersebut.
Dalam dokumentasi yang beredar, dapur MBG terlihat menempel pada ruang penyimpanan karung semen tanpa adanya sekat memadai. Kondisi ini membuat risiko kontaminasi menjadi sangat tinggi karena debu material bangunan dapat dengan mudah masuk ke area pengolahan makanan.
Seorang warga yang melihat langsung lokasi tersebut mengaku terkejut. “Heran juga, kok dapur untuk makanan anak sekolah bisa berdempetan sama gudang semen. Ini jelas tidak layak,” ujarnya.
Resiko Kontaminasi Mengancam Kesehatan Anak
Sebagai tempat pengolahan makanan untuk ribuan siswa, dapur seharusnya memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan. Penempatan dapur berdampingan dengan material bangunan dianggap melanggar prinsip dasar higienitas dan bisa membahayakan kesehatan, terutama bagi anak-anak yang rentan terhadap paparan debu semen.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan klarifikasi mengenai alasan penataan ruang tersebut maupun apakah lokasi itu pernah diaudit sebelum digunakan untuk program MBG.
Masyarakat Mendesak Penjelasan
Kondisi ini menambah daftar catatan masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG di Selayar yang sebelumnya juga disorot soal minimnya transparansi dan realisasi yang belum optimal.
Sejumlah warga meminta pemerintah segera turun tangan. “Ini bukan soal suka atau tidak suka kebijakan, tapi soal keselamatan anak-anak. Pemerintah harus periksa ulang fasilitasnya,” tegas seorang warga masyarakat.
Evaluasi Menyeluruh Dianggap Mendesak
Warga menilai temuan dapur yang berdempetan dengan gudang semen ini menunjukkan lemahnya pengawasan di lapangan. Pemerintah daerah diminta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh fasilitas dapur MBG untuk memastikan keamanan pangan benar-benar terjamin.
Program yang bertujuan meningkatkan gizi anak justru bisa berbalik menjadi risiko kesehatan jika standar kebersihan tidak dipenuhi.


.jpg)
