BREAKING NEWS

Dari Pulau Kecil, Mimpi Besar Itu Tumbuh: Kisah Selvi dan Cahaya dari Jampea


 

SS.id |Dari Pulau Jampea—sebuah gugus kecil di Kepulauan Selayar yang diapit laut biru dan hembusan angin timur—tumbuh sosok muda yang membawa semangat besar untuk perubahan. Namanya Selvi, seorang perempuan sederhana yang menjadikan pendidikan bukan sekadar jalan untuk meraih cita-cita, tetapi juga sarana untuk menyalakan harapan bagi anak-anak di tanah kelahirannya.


Selvi lahir dan besar di tengah keterbatasan, namun tekadnya tak pernah surut. Ia percaya bahwa ilmu dapat menembus batas jarak dan geografis, bahkan dari pulau yang jauh sekalipun. Dengan prestasi akademik gemilang—lulusan S1 Pendidikan Matematika STKIP YPUP Makassar dengan IPK 3,81, serta sebelumnya menempuh pendidikan di Universitas Cokroaminoto Palopo dengan IPK 3,88—Selvi menunjukkan bahwa anak kepulauan pun mampu bersaing di dunia akademik.


Tak hanya berprestasi di bidang pendidikan, Selvi juga aktif dalam kegiatan sosial dan kepemiluan. Ia pernah menjadi Koordinator Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi PPK Pasimasunggu pada Pemilu 2023–2024, serta terlibat dalam berbagai kegiatan survei dan pemberdayaan masyarakat di wilayah kepulauan.


Kini, langkahnya semakin jauh. Melalui gagasan “SelviGrow: Grow in Learning, Glow in Life”, ia mengusung advokasi yang berfokus pada peningkatan literasi dan akses pendidikan bagi anak-anak di daerah terpencil. Bagi Selvi, pendidikan adalah kunci agar generasi pulau mampu tumbuh dan bersinar, sebagaimana anak-anak di kota besar.


> “Saya ingin menjadi cahaya kecil dari pulau kecil yang mampu menerangi masa depan anak-anak kepulauan,” ucap Selvi lembut, Rabu (29/10).




Mimpi itu kini mulai berbuah. Selvi berhasil masuk 11 besar finalis dari 24 kabupaten/kota yang berkompetisi di ajang nasional. Capaian ini bukan sekadar prestasi pribadi, tetapi juga simbol dari bangkitnya semangat anak-anak pulau yang ingin belajar dan berkembang.


Melalui langkahnya, Selvi berharap Selayar tak hanya dikenal karena keindahan alam dan budaya, tetapi juga karena kualitas sumber daya manusianya yang unggul, percaya diri, dan berdaya saing.


Dari pulau kecil itu, Selvi menanam harapan besar—bahwa dari tempat yang jauh dan sederhana pun, cahaya bisa tumbuh dan menyinari dunia.

Posting Komentar