BREAKING NEWS

Bukan Sekadar Juara Voli, Manikanna Butta Barro Bawa Identitas dan Sejarah Tanete ke Panggung Kemenangan



Seputarselayar.id |Kepulauan Selayar -Tim bola voli Manikanna Butta Barro berhasil keluar sebagai juara pertama Turnamen Bola Voli Ivo Galaksi Cup setelah menaklukkan tuan rumah Ivo Galaksi dengan skor 3-1 pada pertandingan final yang berlangsung di Barat Lambongan, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar.


Kemenangan tersebut disambut penuh sukacita oleh para pemain, ofisial, dan masyarakat Tanete, khususnya warga Dusun Barro yang hadir memberikan dukungan langsung kepada tim kebanggaannya.


Pertandingan final berlangsung dengan antusiasme tinggi. Suporter dari kedua tim tampak memenuhi arena pertandingan dan memberikan semangat kepada tim masing-masing.




Atmosfer kompetitif yang tercipta menjadi gambaran besarnya dukungan masyarakat terhadap perkembangan olahraga bola voli di Kabupaten Kepulauan Selayar.


Manager tim Manikanna Butta Barro, Askin, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan timnya meraih gelar juara pertama. Menurutnya, kemenangan tersebut bukan semata-mata pencapaian tim, melainkan juga kebanggaan seluruh masyarakat Tanete.


“Ini adalah kemenangan masyarakat Tanete, khususnya masyarakat Dusun Barro. Kami sangat bersyukur atas hasil yang diraih hari ini. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik berupa materi maupun support dan semangat kepada tim,” ungkap Askin.


Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi para pemain untuk terus berkembang, menjaga kekompakan, serta membawa nama baik Tanete dalam berbagai ajang olahraga ke depan.


Membawa Nama Besar Sejarah Tanete


Nama Manikanna Butta Barro yang digunakan oleh tim ini memiliki makna historis dan kultural yang berkaitan dengan sosok pahlawan Tanete, Maddukkelleng Daeng Silasa.


Tokoh tersebut dikenal melalui sejumlah julukan yang merepresentasikan kehormatan, kebesaran, dan identitas sejarah Tanete. Selain Manikanna Butta Barro, terdapat pula julukan lain yang dikenal dalam tradisi penamaan tokoh tersebut, di antaranya Bulaenna Parangia, Paramatana Muntea, dan Tokeng Talluna Tanete.


Penggunaan nama tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap warisan sejarah dan kebanggaan masyarakat Tanete. Karena itu, keberhasilan tim meraih gelar juara tidak hanya menjadi pencapaian di bidang olahraga, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan identitas lokal kepada masyarakat yang lebih luas.


Mulheriadi: Kekompakan dan Dukungan Masyarakat Jadi Kunci


Sementara itu, asisten pelatih Manikanna Butta Barro, Mulher iadi, menilai keberhasilan tim meraih gelar juara merupakan buah dari kerja sama, disiplin, dan semangat juang para pemain selama mengikuti turnamen.


Menurutnya, kemenangan dalam pertandingan final tidak terlepas dari kerja keras seluruh elemen tim, mulai dari pemain, pelatih, manajemen, hingga dukungan masyarakat yang terus memberikan motivasi.


“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama. Kami mengapresiasi perjuangan para pemain yang telah memberikan kemampuan terbaiknya di lapangan. Dukungan masyarakat juga menjadi energi tambahan bagi tim untuk terus berjuang hingga berhasil meraih gelar juara,”


demikian komentar Mulheriadi setelah dikonfirmasi kepada yang bersangkutan.


Ia berharap capaian tersebut tidak membuat tim cepat berpuas diri, melainkan menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas permainan, memperkuat mental bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.


Keberhasilan Manikanna Butta Barro menjuarai Ivo Galaksi Cup menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Tanete, terutama warga Dusun Barro. Lebih dari sekadar kemenangan 3-1, pencapaian ini memperlihatkan bagaimana olahraga mampu menyatukan masyarakat, menumbuhkan solidaritas, serta menjaga kebanggaan terhadap identitas dan sejarah daerah.


Manikanna Butta Barro juara di lapangan, Tanete bersatu dalam kebanggaan.

Posting Komentar