BREAKING NEWS

Masyarakat Pasimasunggu Timur Mengaku Belum Pernah Menikmati Harga BBM Bersubsidi


 

Seputarselayar.id |Masyarakat di wilayah kepulauan Kabupaten Kepulauan Selayar kembali menyuarakan harapan agar pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap akses dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di daerah kepulauan. Warga mengaku hingga saat ini belum benar-benar merasakan manfaat harga BBM bersubsidi sebagaimana yang dinikmati masyarakat di wilayah daratan.


Salah satu warga Pasimasunggu Timur, Febi, mengatakan bahwa masyarakat kepulauan selama ini harus membeli BBM dengan harga yang jauh lebih tinggi dibanding harga resmi yang ditetapkan pemerintah.


"Kami juga adalah masyarakat Kepulauan Selayar, bagian dari Indonesia. Namun kalau boleh kami jujur, kami sama sekali belum pernah merasakan harga BBM bersubsidi. Jika hari ini mahasiswa melakukan aksi terkait kenaikan harga BBM jenis Pertamax, kami di kepulauan sudah sejak dulu membeli bensin dengan harga yang kurang lebih seperti itu, bahkan terkadang lebih mahal," ujar Febi.


Menurutnya, keterbatasan akses distribusi BBM ke wilayah kepulauan menyebabkan masyarakat sangat bergantung pada pengecer. Kondisi tersebut membuat harga BBM di tingkat masyarakat menjadi lebih tinggi dan membebani aktivitas ekonomi warga, terutama nelayan, petani, serta pelaku usaha kecil.


Masyarakat berharap pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak terkait dapat menghadirkan fasilitas penyaluran BBM resmi, seperti SPBU atau unit penyalur BBM yang memadai di wilayah kepulauan. Kehadiran fasilitas tersebut dinilai akan memberikan akses yang lebih adil terhadap energi bagi masyarakat yang tinggal di pulau-pulau terluar.


"Kami akan sangat berterima kasih jika di wilayah kepulauan juga tersedia SPBU. Dengan begitu, masyarakat dapat membeli BBM dengan harga yang sesuai ketentuan pemerintah dan tidak lagi terbebani oleh tingginya biaya bahan bakar," tambahnya.


Warga menegaskan bahwa pemerataan akses BBM bukan hanya soal harga, tetapi juga bentuk keadilan pembangunan bagi masyarakat kepulauan yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan infrastruktur dan transportasi. Mereka berharap aspirasi ini dapat menjadi perhatian serius sehingga masyarakat kepulauan dapat merasakan manfaat program subsidi BBM secara nyata dan setara dengan masyarakat di wilayah lainnya.

Posting Komentar