BREAKING NEWS

Bupati Natsir Ali koordinasi ke Pertamina,Tabung Agen Yang Rusak Akan Diganti


 

Seputarselayar.id  |Kepulauan Selayar— Persoalan penolakan tabung LPG 3 kilogram berkarat di Kabupaten Kepulauan Selayar tidak hanya dilihat dari sisi keluhan masyarakat. Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Natsir Ali memanggil sejumlah agen LPG untuk mendengar langsung alasan di balik penolakan tabung masyarakat.


Dalam pertemuan bersama para agen tersebut yang berlangsung di rujab bupati, senin pagi (14/9/2026) tampak hadir Ketua DPRD Kepulauan Selayar, Kasi Datun mewakili Kajari, Kasat Intel mewakili Kapolres, Pasi Intel mewakili Dandim, Kabag Ekonomi para Agen Tabung LPG.


Bupati menegaskan, pemerintah tidak ingin hanya mendengar satu pihak. Ia ingin mengetahui secara utuh persoalan yang terjadi di lapangan, termasuk kendala yang dihadapi para agen dalam menjalankan proses penggantian tabung.


Dalam pertemuan tersebut, para agen mengakui bahwa persoalan serupa juga mereka alami. Ribuan tabung milik agen disebut turut ditolak pihak Pertamina ketika hendak dilakukan penukaran, karena kondisi tabung yang dinilai tidak layak.


Mendengar penjelasan tersebut, Bupati Natsir Ali langsung berkoordinasi dengan pihak SBM Pertamina melalui sambungan telepon untuk menyampaikan keluhan agen sekaligus mencari jalan keluar atas persoalan tersebut.


Koordinasi itu mendapat respons positif. Pihak Pertamina menyatakan komitmennya untuk mengganti tabung-tabung milik agen yang memang sudah tidak layak, sehingga persoalan tidak berhenti pada tingkat masyarakat maupun pangkalan.


Namun, dalam proses bongkar muat tabung pengganti, Pertamina meminta agen ikut melakukan pengawasan agar tabung ditangani dengan baik dan tidak dilempar atau dibanting, yang berpotensi menyebabkan kerusakan.


Perwakilan Pertamina, Wahyu menyampaikan bahwa tingkat kerusakan tabung LPG di Selayar termasuk yang tertinggi di Indonesia. Meski demikian, kondisi tersebut dapat dipahami mengingat karakteristik Selayar sebagai daerah kepulauan dengan proses distribusi yang memiliki tantangan tersendiri.


Dengan mendengar persoalan dari kedua sisi, pemerintah daerah bersama Pertamina kini mendorong penyelesaian yang tidak hanya menjawab keluhan masyarakat, tetapi juga memastikan agen mendapatkan kepastian dalam proses penggantian tabung yang tidak layak.


Bupati Natsir Ali menegaskan, solusi harus dicari bersama agar masyarakat tidak dipersulit, sementara persoalan di tingkat agen juga mendapatkan penyelesaian. (HUMAS-IC)

Posting Komentar