Sabhara Polres Selayar Bubarkan Lomba Lari Anak yang Tutup Jalan Poros di Kota Benteng
SeputarSelayar.id |Kep.Selayar– Tim Patroli Satuan Samapta Polres Kepulauan Selayar membubarkan kegiatan lomba lari yang dilakukan sejumlah anak dan remaja di badan Jalan Jenderal Ahmad Yani, tepatnya di jalur dua sekitar Masjid Baitul Makmur, Kota Benteng, usai pelaksanaan sholat tarawih pada Sabtu malam, 28/02/2026.
Pembubaran dilakukan setelah kegiatan tersebut dilaporkan masyarakat karena berlangsung tanpa izin serta menutup akses jalan poros yang digunakan kendaraan umum.
Petugas yang tiba di lokasi mendapati sekelompok anak dan remaja memanfaatkan badan jalan sebagai lintasan lomba lari dengan disaksikan kerumunan warga. Selain mengganggu kelancaran arus lalu lintas, kegiatan tersebut juga diduga disertai unsur taruhan di antara peserta maupun penonton, sehingga berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
‘’Kami bubarkan sesuai perintah pimpinan berdasarkan aduan masyarakat yang masuk. Karena sebagian besar merupakan anak-anak, kami berikan pembinaan berupa penyuluhan dan bimbingan agar tidak lagi melakukan kegiatan tersebut di badan jalan,” ujar Ka Tim Patroli Sabhara Aiptu Andi Bustan.
Kasat Samapta Polres Kepulauan Selayar, AKP Abd Malik, mengatakan pihaknya langsung memerintahkan Tim Patroli mengambil langkah pembubaran setelah menerima aduan masyarakat untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Ia menegaskan bahwa olahraga lari merupakan kegiatan positif, namun harus dilaksanakan pada tempat dan waktu yang tepat serta tidak mengganggu ketertiban umum maupun membahayakan pengguna jalan lain.
“Kami tidak melarang olahraga lari, justru itu kegiatan positif. Namun harus dilakukan di lokasi yang aman, bukan di jalan poros aktif, serta tidak menimbulkan gangguan ketertiban atau potensi pelanggaran hukum,” kata Kasat Sabhara.
Fenomena lomba lari di badan jalan pada malam hari selama bulan Ramadhan diketahui bukan hanya terjadi di Selayar, tetapi juga kerap muncul di berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut umumnya dilakukan oleh kalangan remaja setelah tarawih atau menjelang sahur, bahkan dalam beberapa kasus dibubarkan aparat karena menutup jalan umum dan memicu potensi gangguan keamanan, termasuk adanya unsur taruhan.
Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar turut mengawasi aktivitas anak-anak pada malam hari selama bulan Ramadhan.
Ia menegaskan bahwa Polres Kepulauan Selayar mendukung kegiatan positif generasi muda, namun harus dilaksanakan secara tertib, aman, dan tidak melanggar aturan maupun mengganggu kepentingan umum, sehingga situasi kamtibmas tetap kondusif.
(HUMAS POLRES)


.jpg)
